Jumat, 26 April 2013

Penyakit kesadaran…




Air adalah yang paling diwaspadai. Karena air itulah tempat tumbuhnya kehidupan spiritualisme kegaiban. Ada kelembaban, sumber penyakit kesadaran, kehidupan kesadaran spiritual.
Dari airlah semua sumber penyakit spiritual itu bermula. Cara mengatasinya adalah  cahaya. Cahaya yang panas dan kering akan membuat semua penyakit menjadi hilang. Begitupula dengan penyakit kesadaran, dengan cahaya panas, kering, terik matahari, maka sumber penyakit kesadaran akan lenyap.

Setan itu begitu kuat sekali pengaruhnya terhadap kita manusia. Sangat kuatnya pengaruh itu sehingga menjadikan perasaan manusia/emosi seperti mainannya saja. Coba bayangkan. Untuk berdosa, setan akan mendorong dengan pengaruh kuat, setelah menikah, setan akan mendorong untuk berpisah. Terus menerus digoyang-goyang perasaan manusia, hingga rumah tangga hancur, masadepan hancur, apa-apa hancur. Bahkan pola bisikannya Berpola. Ada pola pengaruh dari setan. Jangan sama!!!
Tidak boleh sama! Kalau sama kehancurannya tinggal menghitung hari, tapi harus seperti ying dan yang.
Seperti siklus berputar bergantian terus saling mengisi. Sehingga gerakan perputaran itu terus berlangsung, seperti siang dan malam, bergulir terus menerus tanpa saling menyamai. Saat yang lain senang, yang lain biasa, saat sedih yang lain senang atau apalah. Yang lain marah-marah, yang lain tetap tenang-tenang saja.
Kemiripan adalah pemicu konflik dari setan. Perpaduan inilah yang membentuk kehidupan. Kedua pasangan ini ada dalam kehidupan, urat nadi kehidupan adalah berpasangan secara penuh. Tanpa pasangannya, akan ada yang lepas, dari roda kehidupan.
Konflik ini akan selalu menghiasi perjalanan kehidupan. Hadirkan konflik diluar, bukan di dalam, sehingga sibuk dengan konflik dari luar. Keadaan tanpa konflik/masalah, akan menghadirkan konflik dari dalam. Dan itu lebih celaka lagi. Namun konflik luar secara otomatis tersambung juga didalam. Konflik takkan terhindarkan lagi. Artinya, selama masih hidup, manusia berpotensi konflik sepanjang hidupnya. Konflik dengan teman, dengan pasangan hidup, konflik dengan pekerjaan, dan seterusnya..
Konflik adalah bagian dari kehidupan…

THE QUEEN OF MY HEART



Everyone is the queen of my heart. If I am the queen. I demand equality… so all of people is the queen…..

Ratu adil itu bahkan bukan ratu, dan tidak merasa bahwa dia adalah RATU. Dan satria itu bukan satria, bahkan tak menganggap sebagai ksatria.

Ratu itu hitam bersih jiwanya.
Bahkan ratu itu tak mau disebut RATU.  Aku semangati diriku, karena merasa dilemahkan. Aku dari dulu sejak permulaan sudah tidak dipercaya orang-orang mengenai pemahamanku/kepintaranku… sampai terbukti sebaliknya. Sekarang..cara yang kutempuh masih sama..setidaknya dari faktanya belum ada yang berubah..tapi aku berjalan dengan logikaku..bukan lagi dengan keyakinanku…dan logikaku adalah caraku..

Aku berpikir potensi diwaktu yang panjang…bukan dalam waktu yang pendek…aku berpotensi sangat KAYA..secara LOGIKA….meski orangpun masih tidak percaya…dan aku tetap tidak peduli..seperti dulu…sampai terbukti sebaliknya..

Bagiku…aku mundur sejenak..karena memang keadaan sulit..dan juga caraku sendiri dalam memilih jalan hidupku…cara hidupku…tak mengapa?

Tapi perhitungan logikaku…aku akan menjadi BESAR dan KAYA…karena karyaku sudah promosi dengan sendirinya ke penjuru bumi…dan aku tak perlu lagi bertanya apa ini? Yang jelas, kenyataan ini tak perlu aku RISAUKAN…lagi…tak perlu aku tanyakan lagi…bodo amat…! Ini memang nyata!

Karena sejak awal…LOGIKA berpikirku melampaui LOGIKA manusia pada UMUMNYA… sehingga tidak mampu dinalar secara UMUMnya logika. Dengan wawasanku yang makin membaik..bahkan sekarang aku tak perlu lagi berpikir dua kali dalam berbuat dengan LOGIKA ku..toh mesti sama-sama pikirannya, sama-sama manusianya..ada yang BEDA..dari diriku dengan orang lainnya…ada yang sedikit BEDA…ADA
Secara kebetulan...selalu ada solusi untuk masalahku...dan keadaanku makin membaik..taku tak bisa menyalahkan mereka..toh mereka berpandangan dengan sudut pandang mereka dan keadaan mereka. sementara aku memikul beban berat dipundakku yang menyulitkanku, memberati langkah kakiku...yang terkadang bahkan seringkali aku TERPAKSA menerima keadaan ini meski tak kuharapkan.
mereka boleh mengatakan apapun yang terbaik bagiku, yang sebaiknya aku lakukan...boleh saja...baik saja...tapi bolehkan aku berpikir lain yang ber potensi BESAR...sekalian dengan membaca situasi TERKINI...selama masih ada yang bisa dimakan..bolehkan aku ketinggalan beberapa langkah...dari orang lain. namun harapanku..aku masih bisa mengejar dan menyalip ditikungan terakhir...untuk memenangkan DIRIKU..yang ketinggalan dalam apapun ini...dari orang lain... hasil akhir bukan tujuan utamaku. meski aku berharap hasil akhir tetap HAPPY ENDING..berakhir BAHAGIA..

Keseimbangan potensi jiwa


Ada malam ada siang
Malam menjaga siang , siang menjaga malam
Tanpa malam tak berguna siang, tanpa siang tak berguna malam
Tanpa putih tak berguna hitam, tanpa hitam tak berguna putih
Putih menjaga hitam, hitam menjaga putih

Ada dua versi keseimbangan potensi jiwa. Potensi fitrah/pasif dan potensi hitam. Jiwa yang putih dan jiwa yang hitam, saling mengisi, melengkapi, menyeimbangkan.
Potensi jiwa yang hitam tidak didapat dengan kehangatan, tapi dilahirkan dari konflik. Konflik batin, akan melahirkan jiwa-jiwa yang hitam, yang berasal dari jin, dengan sifatnya yang menempel pada jiwa manusia. Memberikan kekuatan untuk bertarung, bersaing. Dengan gaya pendidikan saat ini, yang hanya mengolah logika, intelegensia, kecerdasan kognitif dan juga keadaan yang sulit, keadaan yang memaksa untuk bergerak mencari penghidupan, penguatan menuju kearah jiwa yang hitam, jiwa dinamika. Tanpa pengendalian diri yang baik, jiwa ini akan menggerakkan kearah angkara. Konflik, perebutan, persaingan, tipudaya, saling mengalahkan, berkompetisi, selalu merasa ingin lebih dan lebih tanpa rem yang kuat, akan melahirkan dunia yang hitam.

Potensi jiwa yang putih didapat dari kehangatan, kelembutan, kebaikan-kebaikan hati, kedamaian jiwa, kepatuhan, keselarasan dengan semua. Harmoni, selaras, bersatu, toleransi, cinta dan berbagi, tiada perasaan kekurangan yang menyesakkan dada, membutakan akal budi sehingga memaksa berbuat menyimpang.

Mana yang seimbangkan, tergantung pada setiap individu masing-masing. Semua ada plus dan minusnya. Manusia dilahirkan oleh konflik. Dengan frekuensi gelombang tinggi, menjadi pantang menyerah, berani bersaing, berani memperebutkan dunia. Hasilnya, akan lebih cepat menyampaikan pada tujuannya. Dunia ! harta, tahta, dan wanita!!

Manusia dan seluruh semesta itu satu, dalam level kuanta, zona tuhan, frekuensi gelombang rendah, menyayangi, memberi = menerima, menanam kebaikan-kebaikan hati, menebar benih-benih cinta, menyemai kasih sayang. Dengan tujuan akhir zona kedamaian, zona spiritual, zona tuhan. Karena frekuensinya adalah kehalusan, tarikan, apa yang dia berikan akan dia terima. Dunianya bisa jadi terpinggirkan, tapi tarikan hatinya membuat semesta memberi yang serupa. Energi yang melimpah, yang menguatkan potensi fitrah kemanusiaan. Melambatkan penuaan, menguatkan badan, mendamaikan jiwa.

Keseimbangan keduanya akan melengkapkan potensi kemanusiaan, potensi fitrah lahir manusia yang lengkap. Keduanya bukan untuk dipertentangkan. Ibarat siang dan malam, pria dan wanita, jantan dan betina, semuanya berpasang-pasangan. Berbeda tapi saling melengkapi. Tak ada siang, maka tak berguna, malam ada maka siang menjadi berbeda. Andai seluruhnya siang terus, atau malam terus, maka kegunaan salah satunya menjadi sirna. Ada susah ada senang, kalau susah terus, bahkan tak tahu lagi apa artinya senang. Kalau senang terus, justru tidak menyenangkan dan membosankan. Susah dan senang melengkapi kehidupan manusia.

Andai semua orang pria semua, atau wanita semua, maka hidup menjadi hambar. Perbedaan yang kontras yang justru malah melengkapi, bukan sebagai alasan untuk menjatuhkan, merendahkan dan mengungguli satu dengan lainnya. Tak ada gunanya memperdebatkan keunggulan masing-masing, karena semua sudah diciptakan pada tempatnya masing-masing oleh Sang Penguasa, Sang Pencipta.

Siang yang lebih baik atau malam yang lebih baik. Bagi yang bekerja di siang hari, mencari penghidupan di siang hari, siang lebih baik, karena malam untuk santai dan istirahat. Bagi yang bekerja di malam hari, siang menjadi kurang berfaedah.

Kita akan merindukan dinginnya, sejuknya malam saat kepanasan di siang terik. Kita akan melihat bergunanya siang saat pekat malam membuat diri kita lemah tak berdaya. Siang atau malam, sama saja bergantung dari cara menyikapinya, darimana memandangnya.

Segala yang terjadi di sekitar kita, menjadi masalah atau tidak bergantung diri sendiri. Berat beban, atau ringan masalah, besar kecilnya, bergantung diri kita sendiri. Masalah ringan akan menjadi berat di zona setan.  Masalah berat akan menjadi ringan di zona tuhan.

Kita bisa melihat zona setan di kala berjalan di zona tuhan. Kita bisa menilai zona tuhan dikala berjalan di zona setan. Kita bergerak dengan frekuensi gelombang tinggi, frekuensi konflik. Kita mengambil hikmah, mendapat inspirasi, mendapat ilham, di zona tuhan. Semua sifat itu berguna, semua sifat itu baik, disaat dan posisi yang tepat dan tidak melebihi batas. Memahami keduanya, akan membuat manusia menjadi lebih bijak, dan lebih maju. Sesuai dengan keadaan orang per orang. Situasi dan posisinya. Keahlian membaca gerak kehidupan, akan membuat langkah kita lebih selaras dengan semesta kehidupan.

Jika manusia bisa mempraktekkan, menguasai, dan membangun potensi yang bisa diperluas dari orang-orang seperti diriku, dengan kekuasaan tanpa batas POTENSI MANUSIA, KEMEGAHAN MANUSIA, maka manusia itu akan bisa MENGGONCANG dunia, menggoncang semesta.

Bayangkan luasnya kemungkinan-kemungkinan yang dipilih:
  1. kuat dan makin kuat
  2. terkontrol secara penuh emosi dan pikiran
  3. cepat, tepat, kuat, tahan banting
  4. sehat, bahagia, positif

menjadi manusia perkasa jiwa dan raga. Berbudi, terkendali penuh, beradab. Full capacity of human.
-          awet muda, ceria
-          kuat lapar dan haus
-          penyembuhan diri
-          kuat tenaga dan seks
-          tak risau oleh kurang makan, tidur, capek, coz the body will heal itself.

.



energy giver dan energy sucker


Menjadi Energi Giver

Setiap orang mengeluarkan aura sejauh 3 meter. Aura ini memungkinkan terjadinya perbauran. Apa warna aura, itu yang akan dikirimkan ke lingkungan. Disinilah pengaruh dari pikiran dan perasaan dan jiwa terhadap lingkungan bercampur. Aura kenyamanan, aura zona tuhan, aura kedamaian adalah aura penyembuh dan pencerah.

Orang yang berada di zona tuhan, akan menyebarkan penyembuhan terhadap apapun keadaannya. Karena hanya orang dengan aura zona tuhanlah yang memungkinkan terjadinya penyerapan energi murni dari roh suci yang akan menyembuhkan sakit, capek, dan pusing kita.

Mekanisme itu terjadi secara otomatis. Orang disekitarnya pun akan secara otomatis terimbas kesejukannya, dan badan terasa lebih sehat,pikiran menjadi lebih tenang, dan jiwa menjadi lebih cerah.

Tubuh akan menyerap unsur-unsur sekitarnya, menyerap energi alam semesta tanpa mengurangi apapun. Teori fisika, energi itu tetap, tidak berubah, hanya berpindah, berganti bentuk. Menyerap energi alam raya, sebanyak apapun takkan menjadi habis. Dan itu terjadi secara otomatis di zona tuhan.

Energi sucker…
Sifat-sifat kehidupan, sifat-sifat hitam, sifat-sifat dinamika adalah energi sucker. Sifat ini menghasilkan energi yang akan menyerap setiap kebaikan kita, termasuk tubuh kita. Orang dengan sifat-sifat hitam, dinamika berlebihan akan membuat energi cepat habis, dan sifat ini akan menghancurkan setiap inci tubuh kita dengan pasti. Lama-lama tubuh kita akan menua, rusak dan mati. Seperti inilah cara kerja hati, pikiran dan jiwa kita. Karena itulah, sejatinya, musuh kita adalah diri kita sendiri..

scripture of soul


bukan cuma tubuh yang bisa dibentuk
bukan cuma otak yang bisa dibentuk
bukan cuma hati yang bisa dibentuk
jiwapun bisa dibentuk, dipahat, diukir, dijadikan bentuk apapun yang kita maui. Para nabi, para wali dan para guru-guru besarlah yang membangun manusia menjadi manusia yang utuh, dengan pemahaman penuh akan kesadaran manusia. Saat manusia sudah kehilangan kemanusiaannya, karena setan-setan jiwa telah membelenggu, menghembuskan nafas-nafas kejahatan, korupsi, ambisi, saling bunuh, konflik dan seterusnya, saat manusia telah kehilangan “eling lan waspodo”nya, sebagai manusia, mengikuti arus bisikan setan tanpa kendali lagi, uap-uap setan menutupi kepalanya, sehingga kepala menjadi sekeras batu, hilangnya sifat ketuhanan, toleransi, kasihsayang, kebersamaan, manusia seperti diingatkan untuk kembali menelaah, mempelajari ajaran-ajaran kebaikan bersama. Memberi keseimbangan atas ego, kebusukan hati, amarah dan pertengkaran, perasaan kekurangan dan seterunya.
Perlunya memahami seluk beluk jiwa ini akan memberikan pilihan bagi manusia, apa yang perlu dan harus diubah, ditingkatkan, dikembangkan sehingga menjadi pribadi yang baik lahir dan batin, seimbang lahir dan batin, menjadi manusia yang utuh, yang bisa memanusiakan manusia lainnya, tidak selalu menganggap orang lain sebagai musuh, pesaing, yang akan merebut jatahnya, dan seterusnya.
Jiwa lahir oleh konflik perasaan dan pikiran, konflik antara malaikat dan setan, konflik diri dengan manusia sekitarnya. Itulah yang membentuk jiwa. Dalam pandangan batin semakin hitam, semakin baik. Karena semakin hitam akan semakin powerful. Hitam yang bersih dari kotoran-kotoran jiwa. Hitam yang bersih. Hitam berarti hitam. Jiwa yang hitam adalah jiwa yang kejam.
Itulah malam. Jangan lupa dengan keseimbangannya. Sifat putih, sifat kebaikan. Karena tanpa putih hitam akan lepas kendali dan merugikan juga. Membuat sakit, membuat terlena, membuat melampaui batas. Sifat putih adalah sifat pengendali, seperti tali penahan yang sangat kuat. Yang mempunyai sifat menyembuhkan, menyehatkan, menyelamatkan.

Senin, 22 April 2013

second life

kebanyakan orang tidak menyadari adanya kehidupan lain di dalam dirinya. setia orang sebenarnya mempunyai kehidupan lain, selain kehidupan jasa/fisik semata. kehidupan inilah yang dinamakan "kehidupan jiwa". jasad/fisik manusia, kehidupannya tergantung dengan segala aneka kebutuhan jasad/fisik seperti tidur, makan, minum, hubungan badan, bernafas, melihat, mendengar, bicara, berpikir dan seterusnya. hidupnya jasad ini sangat memerlukan asupan-asupan diatas. memerlukan gizi, vitamin, nutrisi, dan seterusnya. kebutuhannya tampak terlihat dan terukur. ini adalah kehidupan fisik manusia, termasuk didalamnya adalah otak sebagai pengendalinya. organ-organ dalam juga membutuhkan perawatan, semacam jantung, liver, usus, darah, ginjal, kemaluan dan seterusnya kehidupannya dimulai sejak lahir sampai tua dan mati. pertumbuhannya terukur dan terus menerus tanpa bisa dihentikan walau sedetik. tubuh jasad ini akan terus berkembang hingga akhirnya habis masanya dan mati.

banyak yang terlupa bahwa tubuh fisik itu adalah wadah bagi kehidupan yang lain, yang bernama kehidupan jiwa. di lwvel ini, keadaan adalah berlaku sebaliknya dari fisik. pertumbuhan jiwa berbeda dengan pertumbuhan fisik. bahkan berlaku kebalikannya. kehidupannya dimulai dari dengan yang menyakiti fisik. adalah menguras hati, menguras pikiran, menguras tenaga, lapar, sedih, kehausan, habisnya keinginan dan ambisi. inilah yang menghidupkan jiwa.


Jumat, 19 April 2013

Semesta DIRI

satu itu semua...aku adalah kamu, aku adalah semua orang, aku adalah seluruh semesta. bukan dalam makna yang sebenarnya, tetapi dalam level kuanta. dalam level kuanta semua adalah satu. getaran yang halus, getaran energi yang memenuhi semesta adalah satu energi...

inilah yang menjadi sebab kenapa kita bisa saling merasakan satu sama lain. orang dapat merasakan orang lain. bahkan ditingkat yang lebih jauh, kita dapat merasakan benda, hewan, angin, air, dan semuanya. tapi ini membutuhkan kepekaan yang sangat. dan tidak semua orang akan mampu untuk melakukannya.

apa yang bisa dimanfaatkan dari keadaan ini. kita mempunyai BANYAK PILIHAN. kita bisa memilih apapun yang baik yang kita sukai. inilah yang orang kebanyakan tidak bisa melakukannya. karena tidak dapat menyentuh level kuantum.

meskipun getaran energi semua ada, yang tentunya tidak semua baik bagi kita, karena ada juga yang tidak baik. namun semua bisa dipelajari...dan diambil manfaatnya.

siang dan malam.
kita bisa mendekati level energi kuantum itu dari sisi sifat. dengan sifat kita bisa mendekatinya, mana sifat siang dan mana sifat malam. sifat siang dan sifat malam semua baik, dengan keadaan yang seimbang, tidak berat sebelah, tidak berat di siang atau tidak berat di malam. dan silih bergantinya siang dan malam itu ada pelajarannya. sifat siang dan sifat malam itu saling melengkapi dan saling menjaga.

sebenarnya sifat hitam seperti amarah, kebencian, dendam, iri, dengki, menarik penyakit. tanpa pembersihan jiwa....ragapun pada akhirnya akan terkena imbasnya. penyakit akan memenuhi tubuh orang yang penuh karakter hitam.  tetapi ternyata, sifat orang putih juga dapat menimbulkan sakit, tanpa sifat karakter hitam.

jadi karakter putih dan karakter hitam itu harus ada dan saling mengisi satu sama lainnya. harus dibuat seimbang dan jangan sampai tidak ada keseimbangan. tanpa keseimbangan, misalnya berat di hitam atau berat di putih akan sama saja hasilnya, akan MENYAKITI...

lepaskan semuanya...kejar mimpi...

aku lepaskan semuanya.. aku tak ingin menoleh lagi...aku hanya ingin menatap MASA DEPANKU.. aku ingin MENGGONCANG SEMESTA... aku ingin menjadi LEGENDA. aku punya POTENSI ke arah sana. biar ku hapus wanita dari pikiranku. biar hilang lenyap semuany..aku tak peduli lagi... aku tak lagi punya perasaan dengan wanita manapun...
aku cukupkan disini...kisah CINTA anak manusia..

RASUL:
akan muncul seorang lelaki dari ahlul baitku...namanya seperti namaku, karakter wajahnya seperti aku, dia akan memenuhi bumi  dengan KEBENARAN dan KEADILAN...

Pemimpinnya para aulia...para kekasih Alloh...
keagungannya adalah BERDZIKIR...

MIMPIKU DAHULU saat DALAM BADAI..

yaa...allah... aku pulang....

hatiku kembali kepada mu
aku kembali pada mu
tak peduli orang mau berkata apa
aku takkan peduli lagi
jalanku adalah menuju mu..yaa.. rabb..
tak peduli setan merayu apa..
tak peduli setan menggoda apa..
tak kupedulikan lagi..
yang berharga telah kau ambil dari harapanku..
yang bernilai itu telah hilang dari pandanganku..
hilang..lenyap..

semua adalah kehendak-mu...
aku terima dengan sepenuhnya...
aku takkan menyesali jalan takdirku..
karena pasti ini jalan takdirku..
karena pasti ini jalan yang terbaik untuk aku..
entah engkau perankan aku sebagai apa didunia ini..aku terima..
aku rela..akhu ikhla...aku pasrah..
aku takkan menoleh lagi
jalanku adalah cintamu...yaa Rabb

aku rindu padamu yaa rasulullah...
aku ingin bersamamu kelak di akhirat kalau boleh memintanya..
aku ingin melihat wajahmu...meski aku tak pantas..
kaulah yang selama ini aku puja...aku inginkan...
yang lain..aku tak peduli...

aku rindu bertemu denganmu
aku ingin bertemu denganmu
aku ingin bertemu bila saatnya tiba...
jangan palingkan aku dari dirimu yaa rasulullah..
dari melihatmu...

aku ingin menjadi pelayan bagi banyak orang
aku tak lagi peduli dengan kebahagiaanku
karena tak ada lagi "kebahagiaan tertinggi" itu.
telah hilang ditelan Bumi...MUSNAH..sirna..
tak lagi aku mengenal bahagia..
tak lagi aku mengejar bahagia..
tak lagi mengejar bahagia...
tak ingin lagi..tak mau lagi..BAHAGIA...
biarlah seperti ini.. aku tak peduli lagi..

permata itu telah pergi..
aku merasa sangat kehilangan..
seolah tak bisa lagi kutemukan yang sepertinya..
biar waktu yang menghapus semuanya..
biar waktu yang menggantinya..
yang terpikir olehku ...tak ada seorangpun yang lebih berharga..
di bumi ini..daripada memandang dan dekat dia..
tak ada lagi kebahagiaan bagiku..tak ingin lagi bahagia...
tak mau lagi...bahagia..tak mau lagi..
aku tak mau lagi bahagia..tak mau ..tak perah..takkan lagi..
biar waktu yang sembuhkan luka hatiku..
biar waktu yang keringkan lukaku ini..
biarlah seperti ini..
mungkin inilah yang terbaik.
biarlah ...seperti ini
mingkin inilah yang terbaik
bagi peranku yang dipilihkan untukmu..

Kamis, 04 April 2013

rahasia doa

polanya seperti dalam buku  "the secret ":
1. menyampikan permintaan
2. tidak menghalangi datangnya permintaan (diam)
3. semesta akan mengirimkannya di hadapanmu permintaanmu itu tanpa disangka-sangka.
w.a.

Selasa, 02 April 2013

lawan lupa

kelemahanku adalah aku sering lupa dengan fokusku sendiri. karena terlalu sering berkelana di dunia hati, dunia perasaan. ini menyebabkan aku sering kali kehilangan fokusku sendiri. perjalananku ini membuat aku mengalami kesulitan untuk membuat kebiasaan baru. kebiasaan yang baik dari segi lahiriah.
kebiasaan lamaku ini, berkelana di dunia hati, dunia perasaan, membuat aku terbiasa. aku harus kembali ke dunia nyata lagi. bukan di dunia imaginasi, bukan di dunia hati, bukan di dunia pikiran, tetapi di dunia perasaan.
inilah yang menyebabkan aku sering lupa, dan sulit untuk mendisiplinkan diriku sendiri. aku mesti ingat untuk kembali ke dunia nyata. dunia lahir, dunia sebenarnya. kupikir 4 tahun lamanya, aku sudah cukup berkelana di dunia hati ini. cukuplah sampai di sini saja, dan aku sebaiknya meneruskan kehidupanku.

Senin, 11 Maret 2013

ikhlas dalam perilaku

kata ikhlas sering kita baca di tulisan, tapi ilmu ikhlas adalah teori. tanpa mengalami sendiri, apa dan bagaimana itu ikhlas tentu tidak ada artinya. hanya sebatas memori di otak, sebatas informasi pasif saja. makin banyak teori yang dibaca akan makin banyak ilmu teori tentang ikhlas itu.

ikhlas seperti menerima keadaan apapun juga. tetapi bahkan meski kita telah ribuan kali mengatakan aku telah ikhlas. apakah itu benar-benar ikhlas. atau hanya ucapan ikhlas. karena ikhlas itu adalah keseluruhan. tidak sebatas ilmu, tidak sebatas pemikiran saja. tidak sebatas ucapan hati. ikhlas lebih dari itu.

ikhlas adalah perbuatan. ikhlas adalah perilaku keseharian. apakah kita sudah ikhlas. kita lihat saja perilaku kita. apakah perilaku kita menggambarkan seorang yang ikhlas. apakah kita masih marah-marah dengan kejadian yang tidak mengenakkan. apakah kita memaki saat ada yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

kalau itu yang kita lakukan. berarti kita belum ikhlas dalam perilaku. perilaku kita juga gambaran yang ada di hati kita, tapi lebih dari itu. perilaku kita adalah cermin level ikhlas kita seberapa. meskipun teori-teori tentang ikhlas telah banyak diserap, telah banyak direnungkan, tapi jika belum menjadi perbuatan diri, maka ikhlas kita masih perlu dipertanyakan lagi.

ikhlas dalam perilaku. dalam banyak hal. dalam setiap langkah kita. itulah ikhlas yang sebenarnya. waktu akan mengajari kita tentang ikhlas itu. waktu akan menguatkan kita setelah mengerti bahwa perbuatan dan perilaku kita adalah cermin diri kita.

sampai dimana tingkat keikhlasan kita. lihat saja perilaku kita. orang yang ikhlas akan selalu enak, dimanapun dan apapun yang terjadi. perilaku ikhlas akan memperlihatkan reaksi kita dalam bentuk perbuatan, tindak tanduk, termasuk ucapan. apakah kita sudah ikhlas?