Jumat, 26 April 2013

Penyakit kesadaran…




Air adalah yang paling diwaspadai. Karena air itulah tempat tumbuhnya kehidupan spiritualisme kegaiban. Ada kelembaban, sumber penyakit kesadaran, kehidupan kesadaran spiritual.
Dari airlah semua sumber penyakit spiritual itu bermula. Cara mengatasinya adalah  cahaya. Cahaya yang panas dan kering akan membuat semua penyakit menjadi hilang. Begitupula dengan penyakit kesadaran, dengan cahaya panas, kering, terik matahari, maka sumber penyakit kesadaran akan lenyap.

Setan itu begitu kuat sekali pengaruhnya terhadap kita manusia. Sangat kuatnya pengaruh itu sehingga menjadikan perasaan manusia/emosi seperti mainannya saja. Coba bayangkan. Untuk berdosa, setan akan mendorong dengan pengaruh kuat, setelah menikah, setan akan mendorong untuk berpisah. Terus menerus digoyang-goyang perasaan manusia, hingga rumah tangga hancur, masadepan hancur, apa-apa hancur. Bahkan pola bisikannya Berpola. Ada pola pengaruh dari setan. Jangan sama!!!
Tidak boleh sama! Kalau sama kehancurannya tinggal menghitung hari, tapi harus seperti ying dan yang.
Seperti siklus berputar bergantian terus saling mengisi. Sehingga gerakan perputaran itu terus berlangsung, seperti siang dan malam, bergulir terus menerus tanpa saling menyamai. Saat yang lain senang, yang lain biasa, saat sedih yang lain senang atau apalah. Yang lain marah-marah, yang lain tetap tenang-tenang saja.
Kemiripan adalah pemicu konflik dari setan. Perpaduan inilah yang membentuk kehidupan. Kedua pasangan ini ada dalam kehidupan, urat nadi kehidupan adalah berpasangan secara penuh. Tanpa pasangannya, akan ada yang lepas, dari roda kehidupan.
Konflik ini akan selalu menghiasi perjalanan kehidupan. Hadirkan konflik diluar, bukan di dalam, sehingga sibuk dengan konflik dari luar. Keadaan tanpa konflik/masalah, akan menghadirkan konflik dari dalam. Dan itu lebih celaka lagi. Namun konflik luar secara otomatis tersambung juga didalam. Konflik takkan terhindarkan lagi. Artinya, selama masih hidup, manusia berpotensi konflik sepanjang hidupnya. Konflik dengan teman, dengan pasangan hidup, konflik dengan pekerjaan, dan seterusnya..
Konflik adalah bagian dari kehidupan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar