Jumat, 19 April 2013

Semesta DIRI

satu itu semua...aku adalah kamu, aku adalah semua orang, aku adalah seluruh semesta. bukan dalam makna yang sebenarnya, tetapi dalam level kuanta. dalam level kuanta semua adalah satu. getaran yang halus, getaran energi yang memenuhi semesta adalah satu energi...

inilah yang menjadi sebab kenapa kita bisa saling merasakan satu sama lain. orang dapat merasakan orang lain. bahkan ditingkat yang lebih jauh, kita dapat merasakan benda, hewan, angin, air, dan semuanya. tapi ini membutuhkan kepekaan yang sangat. dan tidak semua orang akan mampu untuk melakukannya.

apa yang bisa dimanfaatkan dari keadaan ini. kita mempunyai BANYAK PILIHAN. kita bisa memilih apapun yang baik yang kita sukai. inilah yang orang kebanyakan tidak bisa melakukannya. karena tidak dapat menyentuh level kuantum.

meskipun getaran energi semua ada, yang tentunya tidak semua baik bagi kita, karena ada juga yang tidak baik. namun semua bisa dipelajari...dan diambil manfaatnya.

siang dan malam.
kita bisa mendekati level energi kuantum itu dari sisi sifat. dengan sifat kita bisa mendekatinya, mana sifat siang dan mana sifat malam. sifat siang dan sifat malam semua baik, dengan keadaan yang seimbang, tidak berat sebelah, tidak berat di siang atau tidak berat di malam. dan silih bergantinya siang dan malam itu ada pelajarannya. sifat siang dan sifat malam itu saling melengkapi dan saling menjaga.

sebenarnya sifat hitam seperti amarah, kebencian, dendam, iri, dengki, menarik penyakit. tanpa pembersihan jiwa....ragapun pada akhirnya akan terkena imbasnya. penyakit akan memenuhi tubuh orang yang penuh karakter hitam.  tetapi ternyata, sifat orang putih juga dapat menimbulkan sakit, tanpa sifat karakter hitam.

jadi karakter putih dan karakter hitam itu harus ada dan saling mengisi satu sama lainnya. harus dibuat seimbang dan jangan sampai tidak ada keseimbangan. tanpa keseimbangan, misalnya berat di hitam atau berat di putih akan sama saja hasilnya, akan MENYAKITI...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar